Breaking News

Irman Gusman Sambangi PWI Sumbar, Kawal Pemerintah Tetapkan Bencana Nasional


Tabloidbijak.co - Irman Gusman selaku Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), mendorong agar pemerintah pusat menetapkan bencana banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumut dan Sumbar sebagai bencana nasional, sehingga bisa ditangani secara komprehensif.

Penegasan tersebut diungkapkan oleh Irman Gusman pada kedatangannya ke PWI Sumbar, Sabtu (6/12/2025).”Jangan penanganannya secara Nasional,” imbuhnya.

Irman menilai, penanganan bencana yang sudah berlangsung selama 8 hari sudah berjalan tetapi tidak signifikan, hal tersebut dikarenakan situasi kemampuan daerah terbatas atau dapat diistilahkan lumpuh.

Irman mengatakan gubernur, bupati maupun walikota memang hadir, tapi kemampuan untuk melakukan eksekusi terbatas. Terutama masalah anggaran, soal pengalaman serta banyak faktor lainnya.

“Kami mendorong ya, segeralah ditetapkan status bencana ini menjadi bencana nasional sehingga bisa ditangani secara komprehensif,” tegas Irman Gusman.

Menurutnya, tidak bisa hanya menetapkan sebagai status darurat yang masih skala daerah. Oleh karena itu dia minta kepada Presiden Prabowo dan juga menteri yang ada di sekelilingnya betul-betul melihat aspirasi masyarakat

Irman Gusman mempertanyakan apa yang menjadi kesulitan Pemerintah Pusat untuk menetapkan sebagai bencana nasional dengan masih mendorong daerah dengan berbagai alasan.

Ia melihat adanya ketidakberanian orang-orang di sekitar Presiden Prabowo untuk menyampaikan hal yang sebenarnya.

“Atau menakut-nakuti seolah nanti kalau status bencana nasional nanti asing akan masuk dan segala macam. Itu menurut saya tidak benar, itukan maslah humanitarian, kemanusiaan,” tegas Irman Gusman.

Menurutnya, Indonesia sudah berpengalaman seperti pada tahun 2004 dan 2009 dari berbagai negara datang untuk membantu penanganan bencana. Ia mengatakan dalam wawancara acara televisi dirinya menyampaikan kepada Presiden tolong segera keluarkan Keppres.

“Kita berharap sekali lagi kita mulailah dengan menetapkan status ini dulu ya, itulah yang lebih penting. Ini bukan tanggap darurat habis itu rehabilitasi rekonstruksi,” ungkap Irman Gusman.

Pada kesempatan tersebut Irman menjelaskan sudah ada lembaga yang mengatakan bencana banjir dan longsor Aceh dan Sumatera akibatkan kerugiannya mencapai 60 triliun rupiah.

Menurutnya daerah tidak mampu akan mengatasi hal itu. Irman mendorong PWI Sumbar bisa menyuarakan hal ini.

Irman Gusman mengaku dirinya sedang menuju ke daerah yang dampaknya paling parah di Provinsi Sumatera Barat dalam peristiwa banjir dan longsor.

No comments