SAFARI RAMADHAN DI SANIANG BAKA, GUBERNUR MAHYELDI TEGASKAN RAMADHAN MOMENTUM BANGKIT DAN BERTAQWA
Tabloidbijak.co - Tim Safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melaksanakan kunjungan ke Nagari Saniang Baka dan Paninggahan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Minggu (22/02/2026). Kegiatan perdana digelar di Masjid Raya Saniang Baka usai pelaksanaan Shalat Ashar berjamaah dan disambut antusias oleh masyarakat yang memadati masjid.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, H.Mahyeldi Ansharullah SP, yang bertindak sebagai Ketua Tim Safari Ramadhan. Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., Camat X Koto Singkarak, Wali Nagari Saniang Baka, Ketua DPP IWS dari Jakarta H. Mulyadi Badiamin, serta unsur tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan jamaah setempat.
Dalam sambutannya mewakili Bupati, Wabup Solok H. Candra, menyampaikan bahwa kunjungan Gubernur kali ini merupakan yang ketiga pascabencana yang melanda kawasan tersebut beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa kehadiran Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, menjadi bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak.
“Alhamdulillah, batu bronjong yang kini terpasang merupakan bantuan dari Bapak Gubernur bersama pihak Balai. Ada lima daerah aliran sungai yang terdampak cukup parah, yakni Saniang Baka, Paninggahan, Muaro Pingai, Koto Sani, Batang Iman, serta Batang Gawan Salayo. Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat hadir memberikan dukungan bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan Safari Ramadhan kali ini semula direncanakan dalam bentuk Kajian Subuh. Namun, menyesuaikan agenda Gubernur yang akan bertolak ke Jakarta keesokan harinya, kegiatan dilaksanakan selepas Shalat Ashar berjamaah.
Pengurus Masjid Raya Saniang Baka menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dalam laporannya, pengurus menyebutkan sejumlah program yang telah direalisasikan, di antaranya pemasangan loteng masjid serta pembangunan dua ruang kelas MDA.
Untuk tahun 2026, pengurus merencanakan pembangunan kaligrafi di bagian depan masjid yang akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri, sebagai upaya memperindah sekaligus meningkatkan kenyamanan jamaah dalam beribadah.
Sementara itu dalam tausiyahnya, Gubernur Mahyeldi menekankan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum menghadirkan dan memperkuat iman serta taqwa kepada Allah SWT. Ia mengutip firman Allah SWT dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 183 tentang kewajiban berpuasa agar umat Islam menjadi pribadi yang bertaqwa.
Menurutnya, orang yang bertaqwa adalah insan yang paling mulia di sisi Allah SWT. Oleh karena itu, Ramadhan adalah bulan kemuliaan yang harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas diri.
Gubernur juga mengajak jamaah, khususnya generasi muda, untuk aktif mengikuti kajian dan memahami nilai-nilai keislaman. Bahkan pada kesempatan tersebut, ia memberikan pertanyaan kepada anak-anak yang hadir dengan hadiah bagi yang mampu menjawab dengan benar, guna menumbuhkan semangat belajar agama sejak dini.
Ia turut mengingatkan bahwa setiap manusia pasti menghadapi persoalan hidup. Namun, Allah SWT telah menjanjikan jalan keluar bagi orang-orang yang bertaqwa, sebagaimana firman-Nya bahwa barang siapa bertaqwa kepada Allah, niscaya akan diberikan jalan keluar atas setiap persoalan yang dihadapi.
“Jika kita ingin doa-doa kita dikabulkan, maka Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, dan meningkatkan ketaqwaan,” pesan Gubernur.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sarana ibadah, di akhir kegiatan Gubernur Sumatera Barat menyerahkan secara simbolis bantuan hibah Safari Ramadhan Tahun 1447 H/2026 M kepada Pengurus Masjid Raya Saniang Baka sebesar Rp.25.000.000.
Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kelanjutan pembangunan dan peningkatan fasilitas masjid, sehingga semakin optimal dalam melayani kebutuhan ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat.
Kegiatan Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga memperkuat sinergi dalam membangun kehidupan religius serta mempercepat pemulihan daerah pascabencana di Kabupaten Solok.

No comments