Transformasi Ormas Solok Dimulai: Pokir ASD Jadi Game Changer!
Tabloidbijak.co - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat menggelar kegiatan strategis Peningkatan Kapasitas dan Peran Serta Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dalam Pembangunan Daerah, yang berlangsung di Istana Crown Coffee Kolam Renang Talang, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Selasa–Rabu (10–11 Februari 2026).
Kegiatan ini merupakan realisasi Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Fraksi Demokrat, Agus Syahdeman (ASD), sebagai bentuk komitmen politik anggaran yang berpihak pada penguatan masyarakat sipil dan tata kelola pembangunan daerah yang lebih partisipatif.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Kesbangpol Sumatera Barat, Mursalim, AP, M.Si, yang menegaskan bahwa Ormas bukan sekadar mitra pemerintah, tetapi aktor kunci dalam menjaga harmoni sosial dan keberlanjutan pembangunan.
“Ormas memiliki peran strategis sebagai jembatan aspirasi masyarakat, pengawal stabilitas sosial, serta mitra kritis-konstruktif dalam memastikan pembangunan berjalan adil, transparan, dan berkelanjutan,” ujar Mursalim.
Bimbingan Teknis (Bimtek) ini dilaksanakan secara tatap muka dengan pendekatan dialogis, memungkinkan peserta berdiskusi langsung dengan narasumber, berbagi pengalaman lapangan, serta memperdalam pemahaman terkait tata kelola organisasi dan kebijakan pembangunan.
Forum ini juga menjadi ruang artikulasi aspirasi Ormas yang mencakup isu-isu krusial seperti:
pembangunan infrastruktur dan fasilitas publik, pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengawasan pembangunan berbasis masyarakat, pelestarian budaya lokal, penguatan kohesi sosial, dan keberlanjutan lingkungan hidup.
Kabid Kesatuan Bangsa dan Ormas Kesbangpol Sumbar, Muzahar, S.Sos, M.Si, menjelaskan bahwa salah satu fokus utama kegiatan adalah sosialisasi dan optimalisasi Aplikasi SIORMAS, sebagai instrumen digital tata kelola Ormas yang lebih tertib administrasi, transparan, dan terintegrasi.
“Peserta berasal dari unsur Kesbangpol Provinsi Sumbar serta Kesbangpol Kabupaten Solok, dengan tujuan menyamakan persepsi, standar operasional, dan pemanfaatan sistem digital dalam pengelolaan Ormas,” tegas Muzahar.
Sementara itu, Agus Syahdeman (ASD) menegaskan bahwa Bimtek ini dirancang untuk memperkuat kapasitas Ormas dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pembangunan—baik fisik maupun non-fisik.
“Ormas harus mampu berperan sebagai mitra strategis pemerintah, tidak hanya sebagai penerima program, tetapi sebagai perancang, pengawas, dan evaluator pembangunan yang akuntabel,” jelas ASD.
Pelaksanaan kegiatan dipercayakan kepada IDEA CORNER MANAGEMENT dengan moto “Inovasi Cerdas untuk Masa Depan Digital”, dipimpin oleh Direktur Syafni Nola Putri, S.Si, M.I.Kom. Tim fasilitator terdiri dari anak-anak muda berlatar akademisi dan praktisi digital seperti Yendi Putra, S.Kom, M.Kom, M.TA; Supri Ardi, S.Kom, M.I.Kom (Kreator Disabilitas); serta Edwar Jamil.
Salah satu peserta, RIA, mengapresiasi kualitas materi yang disampaikan.
“Materinya sangat berbobot, aplikatif, dan relevan dengan tantangan zaman mulai dari literasi AI, keamanan data, hingga strategi komunikasi digital. Anak muda seperti ini yang dibutuhkan Sumbar untuk mengakselerasi visi Indonesia Emas 2045,” ungkapnya.
Kegiatan ini menegaskan bahwa sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, Ormas, dan ekosistem digital kreatif adalah kunci membangun Kabupaten Solok yang lebih inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

No comments