Sekda Arry Yuswandi Buka final Lomba Hafiz Disabilitas Berkah Sumatera Barat
Tabloidbijak.co - Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Sumatera Barat menginisiasi kegiatan “Hafiz Disabilitas Berkah Sumbar 2026”, sebuah ajang yang memadukan nilai spiritual, kemandirian, dan inklusi bagi penyandang disabilitas.
Kegiatan dibuka oleh Gubernur Sumbar diwakili Sekdaprov Arry Yuswandi di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Sabtu (4/4/2026).
Program ini menjadi wadah bagi para difabel dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat untuk menyalurkan kemampuan menghafal Al-Qur’an Juz 30, sekaligus memperkuat kecintaan terhadap kitab suci serta memperluas ruang partisipasi dalam bidang keagamaan.
Enam peserta terbaik penyandang disabilitas dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat berkompetisi pada babak final Lomba Hafiz Disabilitas Berkah Sumatera Barat.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kemampuan penyandang disabilitas.
Lomba ini menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan terbaik para penyandang disabilitas dalam menghafal Al-Qur’an.
Enam peserta terbaik telah dipilih dari berbagai daerah di Sumatera Barat untuk mengikuti kompetisi ini.
“Ini adalah kesempatan besar bagi kami untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menginspirasi orang lain. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mendorong para peserta untuk terus berjuang serta istiqamah dalam menjaga hafalan Al-Qur’an,” ujar Ebnovrio Hanesty, selaku Ketua PPDI.
Enam finalis berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut serta membawa keberkahan bagi sahabat disabilitas.
“Mari bersama-sama kita dukung dan doakan para peserta dalam lomba kompetisi Hafiz Disabilitas Berkah men ampul kan prestasi ter baik mereka,” kata Asisten I.
Lomba Hafiz Disabilitas Berkah Sumatera Barat menjadi ajang penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi dan kemampuan penyandang disabilitas, sekaligus menginspirasi banyak pihak untuk terus meningkatkan kemampuan dalam menghafal Al-Qur’an.
Ketua PPDI, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata pemberdayaan dan penghargaan terhadap potensi penyandang disabilitas di bidang spiritual.
“Kami mengajak seluruh sahabat disabilitas yang memenuhi syarat untuk ikut serta. Cukup kirimkan rekaman hafalan secara online. Peserta terbaik nantinya akan diundang ke babak final tingkat provinsi di Kota Padang pada akhir November mendatang,” ujarnya.
Kegiatan bertema “Hidupkan Al-Qur’an, Hafiz Disabilitas Berkah Sumbar” ini terselenggara atas kolaborasi antara PPDI Sumatera Barat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Baznas Sumbar, Jamkrida Sumbar dan Dompet Dhuafa Singgalang.
Dari seluruh pendaftar, panitia akan menyeleksi enam hafiz terbaik untuk tampil secara langsung pada babak final tingkat provinsi di Kota Padang.
Peserta yang berhak mengikuti lomba merupakan penyandang disabilitas berusia minimal 17 tahun dan mampu menampilkan hafalan dengan pelafalan yang jelas.
Lebih dari sekadar lomba, kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepercayaan diri dan semangat spiritual para penyandang disabilitas, sekaligus memperkuat nilai inklusif dalam kehidupan beragama.
PPDI menegaskan, melalui program seperti ini, masyarakat dapat melihat bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berprestasi dan berkontribusi. Sebaliknya, para penghafal Al-Qur’an penyandang disabilitas menjadi teladan keteguhan iman dan inspirasi bagi masyarakat luas.

No comments